Deskripsi Esai, Panduan Menulis, Tips dan Trik, dan Langkah Membuat Esai
Apakah Esai itu?
Sebuah esai adalah sebuah komposisi prosa singkat yang mengekspresikan opini penulis tentang subyek tertentu. Sebuah esai dasar dibagi menjadi tiga bagian: pendahuluan yang berisi latar belakang informasi yang mengidentifikasi subyek bahasan dan pengantar tentang subyek; tubuh esai yang menyajikan seluruh informasi tentang subyek; dan terakhir adalah konklusi yang memberikan kesimpulan dengan menyebutkan kembali ide pokok, ringkasan dari tubuh esai, atau menambahkan beberapa observasi tentang subyek.
Apa yang membedakan esai dan bukan esai? Untuk menjawab pertanyaan ini dapat dilakukan dengan merujuk pendapat-pendapat atau rumusan-rumusan yang telah ada, tetapi pendapat-pendapat atau rumusan-rumusan yang telah ada sering kali masih tidak lengkap dan kadang bertolak belakang sehingga masih mengandung kekurangan juga. Misal mengenai ukuran esai, ada yang menyatakan bebas, sedang, dan dapat dibaca sekali duduk; mengenai isi esai, ada yang menyatakan berupa analisis, penafsiran dan uraian (sastra, budaya, filsafat, ilmu); dan demikian juga mengenai gaya dan metode esai ada yang menyatakan bebas dan ada yang menyatakan teratur.
Penjelasan mengenai esai dapat lebih "aman dan mudah dimengerti" jika ditempuh dengan cara meminjam pembagian model penalaran ala Edward de Bono. Menurut De Bono, penalaran dapat dibagi menjadi dua model. Pertama, model penalaran vertikal (memusatkan perhatian dan mengesampingkan sesuatu yang tidak relevan) dan kedua model penalaran lateral (membukakan perhatian dan menerima semua kemungkinan dan pengaruh).
Dari pembagian model penalaran ini, esai cenderung lebih mengamalkan penalaran lateral karena esai cenderung tidak analitis dan acak, melainkan dapat melompat-lompat dan provokatif. Sebab, esai menurut makna asal katanya adalah sebuah upaya atau percobaan yang tidak harus menjawab suatu persoalan secara final, tetapi lebih ingin merangsang. Menurut Francis Bacon, esai lebih sebagai butir garam pembangkit selera ketimbang sebuah makanan yang mengenyangkan.
Sejarah Esai
Esai mulai dikenal pada tahun 1500-an dimana seorang filsuf Perancis, Montaigne, menulis sebuah buku yang mencantumkan beberapa anekdot dan observasinya. Buku pertamanya ini diterbitkan pada tahun 1580 yang berjudul Essais yang berarti attempts atau usaha. Montaigne menulis beberapa cerita dalam buku ini dan menyatakan bahwa bukunya diterbitkan berdasarkan pendapat pribadinya. Esai ini, berdasarkan pengakuan Montaigne, bertujuan mengekspresikan pandangannya tentang kehidupan.
Lalu bagaimana pengertian esai menurut Montaigne? Montaigne menuliskan sikap dan pandangannya mengenai esai melalui deskripsi-deskripsinya yang tersirat, sahaja, rendah hati tetapi jernih dalam sebuah kata pengantar bukunya: "Pembaca, ini sebuah buku yang jujur. Anda diperingatkan semenjak awal bahwa dalam buku ini telah saya tetapkan suatu tujuan yang bersifat kekeluargaan dan pribadi. Tidak terpikir oleh saya bahwa buku ini harus bermanfaat untuk anda atau harus memuliakan diri saya. Maksud itu berada di luar kemampuan saya. Buku ini saya persembahkan kepada para kerabat dan handai taulan agar dapat mereka manfaatkan secara pribadi sehingga ketika saya tidak lagi berada di tengah-tengah mereka (suatu hal yang pasti segera mereka alami), dapatlah mereka temukan di dalamnya beberapa sifat dari kebiasaan dan rasa humor saya, dan mudah-mudahan, dengan cara itu, pengetahuan yang telah mereka peroleh tentang diri saya tetap awet dan selalu hidup" (dari "To The Reader").
Kemudian, pada tahun 1600-an, Sir Francis Bacon menjadi Esais Inggris pertama. Bukunya berjudul Essay. Bentuk, panjang, kejelasan, dan ritme kalimat dari esai ini menjadi standar bagi esais-esais sesudahnya. Ada beberapa esai yang formal, dan ada beberapa esai lain yang bersifat informal. Bentuk esai informal lebih mudah ditulis karena lebih bersifat personal, jenaka, dengan bentuk yang bergaya, struktur yang tidak terlalu formal, dan bertutur. Bentuk esai formal lebih sering dipergunakan oleh para pelajar, mahasiswa dan peneliti untuk mengerjakan tugas-tugasnya. Formal esai dibedakan dari tujuannya yang lebih serius, berbobot, logis dan lebih panjang.
Di Indonesia bentuk esai dipopulerkan oleh HB Jassin melalui tinjauan-tinjauannya mengenai karya-karya sastra Indonesia yang kemudian dibukukan (sebanyak empat jilid) dengan judul Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esei (1985), tapi Jassin tidak bisa menerangjelaskan rumusan esai.
Tipe Esai
Esai Deskriptif
Esai deskriptif biasanya bertujuan menciptakan kesan tentang seseorang, tempat, atau benda. Bentuk esai ini mencakup rincian nyata untuk membawa pembaca pada visualisasi dari sebuah subyek. Rincian pendukung disajikan dalam urutan tertentu (kiri ke kanan, atas ke bawah, dekat ke jauh, arah jarum jam, dll). Pola pergerakan ini mencerminkan urutan rincian yang dirasakan melalui penginderaan.
Esai ekspositori
Esai ini menjelaskan subyek ke pembaca. Biasanya dilengkapi dengan penjelasan tentang proses, membandingkan dua hal, identifikasi hubungan sebab-akibat, menjelaskan dengan contoh, membagi dan mengklasifikasikan, atau mendefinisikan. Urutan penjelasannya sangat bervariasi, tergantung dari tipe esai ekspositori yang dibuat. Esai proses akan menyajikan urutan yang bersifat kronologis (berdasarkan waktu); esai yang membandingkan akan menjelaskan dengan contoh-contoh; esai perbandingan atau klasifikasi akan menggunakan urutan kepentingan (terpenting sampai yang tak penting, atau sebaliknya); esai sebab-akibat mungkin mengidentifikasi suatu sebab dan meramalkan akibat, atau sebaliknya, mulai dengan akibat dan mencari sebabnya.
Esai naratif
Menggambarkan suatu ide dengan cara bertutur. Kejadian yang diceritakan biasanya disajikan sesuai urutan waktu. Esai persuasif bersuaha mengubah perilaku pembaca atau memotivasi pembaca untuk ikut serta dalam suatu aksi/tindakan. Esai ini dapat menyatakan suatu emosi atau tampak emosional. Rincian pendukung biasanya disajikan berdasarkan urutan kepentingannya.
Esai dokumentatif
Memberikan informasi berdasarkan suatu penelitian di bawah suatu institusi atau otoritas tertentu. Esai ini mengikuti panduan dari MLA, APA, atau panduan Turabian.
Panduan Dasar Menulis Esai
Untuk membuat sebuah esai yang berkualitas, diperlukan kemampuan dasar menulis dan latihan yang terus menerus. Berikut ini panduan dasar dalam menulis sebuah esai.
Struktur Sebuah Esai
Pada dasarnya, sebuah esai terbagi minimum dalam lima paragraf:
1. Paragraf Pertama
Dalam paragraf ini penulis memperkenalkan topik yang akan dikemukakan, berikut tesisnya. Tesis ini harus dikemukakan dalam kalimat yang singkat dan jelas, sedapat mungkin pada kalimat pertama. Selanjutnya pembaca diperkenalkan pada tiga paragraf berikutnya yang mengembangkan tesis tersebut dalam beberapa sub topik.
2. Paragraf Kedua sampai kelima
Ketiga paragraf ini disebut tubuh dari sebuah esai yang memiliki struktur yang sama. Kalimat pendukung tesis dan argumen-argumennya dituliskan sebagai analisa dengan melihat relevansi dan relasinya dengan masing-masing sub topik.
3. Paragraf Kelima (terakhir)
Paragraf kelima merupakan paragraf kesimpulan. Tuliskan kembali tesis dan sub topik yang telah dibahas dalam paragraf kedua sampai kelima sebagai sebuah sintesis untuk meyakinkan pembaca
Langkah-langkah membuat Esai
1. Tentukan topik
2. Buatlah outline atau garis besar ide-ide anda
3. Tuliskan tesis anda dalam kalimat yang singkat dan jelas
4. Tuliskan tubuh tesis anda:
• Mulailah dengan poin-poin penting
• kemudian buatlah beberapa sub topik
• Kembangkan sub topik yang telah anda buat
5. Buatlah paragraf pertama (pendahuluan)
6. Tuliskan kesimpulan
7. Berikan sentuhan terakhir
Memilih Topik
Bila topik telah ditentukan, anda mungkin tidak lagi memiliki kebebasan untuk memilih. Namun demikian, bukan berarti anda siap untuk menuju langkah berikutnya.
Pikirkan terlebih dahulu tipe naskah yang akan anda tulis. Apakah berupa tinjauan umum, atau analisis topik secara khusus? Jika hanya merupakan tinjauan umum, anda dapat langsung menuju ke langkah berikutnya. Tapi bila anda ingin melakukan analisis khusus, topik anda harus benar-benar spesifik. Jika topik masih terlalu umum, anda dapat mempersempit topik anda. Sebagai contoh, bila topik tentang "Indonesia" adalah satu topik yang masih sangat umum. Jika tujuan anda menulis sebuah gambaran umum (overview), maka topik ini sudah tepat. Namun bila anda ingin membuat analisis singkat, anda dapat mempersempit topik ini menjadi "Kekayaan Budaya Indonesia" atau "Situasi Politik di Indonesia". Setelah anda yakin akan apa yang anda tulis, anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.
Bila topik belum ditentukan, maka tugas anda jauh lebih berat. Di sisi lain, sebenarnya anda memiliki kebebasan memilih topik yang anda sukai, sehingga biasanya membuat esai anda jauh lebih kuat dan berkarakter.
• Tentukan Tujuan
Tentukan terlebih dahulu tujuan esai yang akan anda tulis. Apakah untuk meyakinkan orang agar mempercayai apa yang anda percayai? Menjelaskan bagaimana melakukan hal-hal tertentu? Mendidik pembaca tentang seseorang, ide, tempat atau sesuatu? Apapun topik yang anda pilih, harus sesuai dengan tujuannya.
• Tuliskan Minat Anda
Jika anda telah menetapkan tujuan esai anda, tuliskan beberapa subyek yang menarik minat anda. Semakin banyak subyek yang anda tulis, akan semakin baik. Jika anda memiliki masalah dalam menemukan subyek yang anda minati, coba lihat di sekeliling anda. Adakah hal-hal yang menarik di sekitar anda? Pikirkan hidup anda? Apa yang anda lakukan? Mungkin ada beberapa yang menarik untuk dijadikan topik. Jangan mengevaluasi subyek-subyek tersebut, tuliskan saja segala sesuatu yang terlintas di kepala.
• Evaluasi Potensial Topik
Jika telah ada bebearpa topik yang pantas, pertimbangkan masing-masing topik tersebut. Jika tujuannya mendidik, anda harus mengerti benar tentang topik yang dimaksud. Jika tujuannya meyakinkan, maka topik tersebut harus benar-benar menggairahkan. Yang paling penting, berapa banyak ide-ide yang anda miliki untuk topik yang anda pilih.
Sebelum anda meneruskan ke langkah berikutnya, lihatlah lagi bentuk naskah yang anda tulis. Sama halnya dengan kasus dimana topik anda telah ditentukan, anda juga perlu memikirkan bentuk naskah yang anda tulis.
Membuat Outline
Tujuan dari pembuatan outline adalah meletakkan ide-ide tentang topik anda dalam naskah dalam sebuah format yang terorganisir.
1. Mulailah dengang menulis topik anda di bagian atas
2. Tuliskan angka romawi I, II, III di sebelah kiri halaman tersebut, dengan jarak yang cukup lebar diantaranya
3. Tuliskan garis besar ide anda tentang topik yang anda maksud:
o Jika anda mencoba meyakinkan, berikan argumentasi terbaik
o Jika anda menjelaskan satu proses, tuliskan langkah-langkahnya sehingga dapat dipahami pembaca
o Jika anda mencoba menginformasikan sesuatu, jelaskan kategori utama dari informasi tersebut
4. Pada masing-masing romawi, tuliskan A, B, dan C menurun di sis kiri halaman tersebut. Tuliskan fakta atau informasi yang mendukung ide utama
Menuliskan Tesis
Suatu pernyataan tesis mencerminkan isi esai dan poin penting yang akan disampaikan oleh pengarangnya. Anda telah menentukan topik dari esai anda, sekarang anda harus melihat kembali outline yang telah anda buat, dan memutuskan poin penting apa yang akan anda buat. Pernyataan tesis anda terdiri dari dua bagian:
• Bagian pertama menyatakan topik. Contoh: Budaya Indonesia, Korupsi di Indonesia
• Bagian kedua menyatakan poin-poin dari esai anda. Contoh: memiliki kekayaan yang luar biasa, memerlukan waktu yang panjang untuk memberantasnya, dst.
Menuliskan Tubuh Esai
Bagian ini merupakan bagian paling menyenangkan dari penulisan sebuah esai. Anda dapat menjelaskan, menggambarkan dan memberikan argumentasi dengan lengkap untuk topik yang telah anda pilih. Masing-masing ide penting yang anda tuliskan pada outline akan menjadi satu paragraf dari tubuh tesis anda.
Masing-masing paragraf memiliki struktur yang serupa:
1. Mulailah dengan menulis ide besar anda dalam bentuk kalimat. Misalkan ide anda adalah: "Pemberantasan korupsi di Indonesia", anda dapat menuliskan: "Pemberantasan korupsi di Indonesia memerlukan kesabaran besar dan waktu yang lama".
2. Kemudian tuliskan masing-masing poin pendukung ide tersebut, namun sisakan empat sampai lima baris.
3. Pada masing-masing poin, tuliskan perluasan dari poin tersebut. Elaborasi ini dapat berupa deskripsi atau penjelasan atau diskusi.
4. Bila perlu, anda dapat menggunakan kalimat kesimpulan pada masing-masing paragraf.
Setelah menuliskan tubuh tesis, anda hanya tinggal menuliskan dua paragraf: pendahuluan dan kesimpulan.
Menulis Paragraf Pertama
1. Mulailah dengan menarik perhatian pembaca.
o Memulai dengan suatu informasi nyata dan terpercaya. Informasi ini tidak perlu benar-benar baru untuk pembaca anda, namun bisa menjadi ilustrasi untuk poin yang anda buat.
o Memulai dengan suatu anekdot, yaitu suatu cerita yang menggambarkan poin yang anda maksud. Berhati-hatilah dalam membuat anekdot. Meski anekdot ini efektif untuk membangun ketertarikan pembaca, anda harus menggunakannya dengan tepat dan hati-hati.
o Menggunakan dialog dalam dua atau tiga kalimat antara beberapa pembicara untuk menyampaikan poin anda.
2. Tambahkan satu atau dua kalimat yang akan membawa pembaca pada pernyataan tesis anda.
3. Tutup paragraf anda dengan pernyataan tesis anda.
Menuliskan Kesimpulan
Kesimpulan merupakan rangkuman dari poin-poin yang telah anda kemukakan dan memberikan perspektif akhir anda kepada pembaca. Tuliskan dalam tiga atau empat kalimat (namun jangan menulis ulang sama persis seperti dalam tubuh tesis di atas) yang menggambarkan pendapat dan perasaan anda tentang topik yang dibahas. Anda dapat menggunakan anekdot untuk menutup esai anda.
Memberikah Sentuhan Akhir
1. Teliti urutan paragraf Mana yang paling kuat? Letakkan paragraf terkuat pada urutan pertama, dan paragraf terlemah di tengah. Namun, urutan tersebut harus masuk akal. Jika naskah anda menjelaskan suatu proses, anda harus bertahan pada urutan yang anda buat.
2. Teliti format penulisan. Telitilah format penulisan seperti margin, spasi, nama, tanggal, dan sebagainya
3. Teliti tulisan. Anda dapat merevisi hasil tulisan anda, memperkuat poin yang lemah. Baca dan baca kembali naskah anda.
4. Apakah masuk akal? Tinggalkan dulu naskah anda beberapa jam, kemudian baca kembali. Apakah masih masuk akal?
5. Apakah kalimat satu dengan yang lain mengalir dengan halus dan lancar? Bila tidak, tambahkan bebearpa kata dan frase untuk menghubungkannya. Atau tambahkan satu kalimat yang berkaitan dengan kalimat sebelumnya.
6. Teliti kembali penulisan dan tata bahasa anda.
Sumber http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=Deskripsi%20Esai,%20Panduan%20Menulis,%20Tips%20dan%20Trik,%20dan%20Langkah%20Membuat%20Esai&&nomorurut_artikel=218
Sajak adalah puncak keindahan. Bahkan kitab suci pun teruntai dari sajak yang menari indah
Sabtu, 31 Maret 2012
Rabu, 15 Februari 2012
Antologi Puisi, Cerpen, dan Lakon Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Indonesia Universitas Airlangga

Dalam merealisasikan program kerja divisi Minat dan Bakat Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Indonesia Universitas Airlangga menerima pengumpulan karya berupa puisi, cerpen, dan lakon yang akan diterbitkan dalam antologi puisi, cerpen, dan lakon.
Ketentuan Umum:
1. Pengarang adalah mahasiswa aktif Sastra Indonesia Universitas Airlangga;
2. Tema: Warna Lokal Jawa Timur
3. Naskah ditulis dalam Times New Roman, 12, spasi 1,5 dengan tepi atas, bawah , kanan,kiri masing-masing 3cm
4. Naskah belum pernah diikutsertakan pada kompetisi apa pun dan belum pernah dipubilkasikan di media apa pun;
5. Sertakan biodata pengarang dalam bentuk narasi maksimal 100 kata;
6. Setiap pengaran hanya diperkenankan mengirim maksimal 2 judul naskah(per genre sastra);
7. Batas akhir pengumpulan naskah: 20 Maret 2012 pukul 12.00 WIB, melalui email sastraindonesia_unair@ymail.com dengan subjek Antologi Puisi/Cerpen/Lakon
*ketentuan khusus lomba penulisan puisi: panjang naskah maksimal 3 halaman.
*ketentuan Khusus lomba penulisan cerpen: panjang naskah 5-10 halaman.
*ketentuan khusus lomba penulisan lakon: panjang naskah maksimal 100 halaman.
CP : Dini (087856065051)
Kamis, 09 Februari 2012
PEREKRUTAN TERBUKA HIMPUNAN MAHASISWA DEPARTEMEN SASTRA INDONESIA FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS AIRLANGGA 2012
Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga membuka kesempatan bagi Mahasiswa aktif Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Unair angkatan 2010 dan 2011 untuk turut serta menjadi pengurus aktif di Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Indonesia Universitas Airlangga 2012.
Persyaratannya sederhana:
1.Mahasiswa aktif Sastra Indonesia 2010 dan 2011 FIB UNAIR
2. Angkatan 2010 dan 2011 dengan IPK Minimal 2,50
3. Loyalitas tanpa batas
4. Pengalaman organisasi atau kepanitian tidak diutamakan untuk menempati posisi divisi yang disediakan
Divisi :
1. Minat dan Bakat (MINBAK)
2. Sosial dan Rohani (SOSROH)
3. Usaha Kreatif Mahasiswa (UKM)
4. Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM)
5. Informasi dan Komunikasi (INFOKOM)
6. Kesekretariatan
7. Advokasi
Berminat? Sesuai dengan Anda? Silahkan segera daftarkan diri anda.
Informasi, formulir, dan kelengkapan lainnya bisa dilihat dan diunduh pada link berikut http://sastraindonesiasasindo.blogspot.com/
Batas pengiriman formulir pendaftaran paling lambat 13 Februari 2012 pukul 00.00 WIB
Informasi lebih lanjut hubungi Rizal (085730802731)
Ayo rek.. Wujudkan Mimpi untuk Sastra Indonesia bersama HMD Sastra Indonesia Unair 2012. Berani, bersatu wujudkan Perubahan!!! Peksiminal dan Peksiminas? PKM? PIM? Sastra Indonesia FIB Unair terdepan!!! Nomer Siji!!!
Persyaratannya sederhana:
1.Mahasiswa aktif Sastra Indonesia 2010 dan 2011 FIB UNAIR
2. Angkatan 2010 dan 2011 dengan IPK Minimal 2,50
3. Loyalitas tanpa batas
4. Pengalaman organisasi atau kepanitian tidak diutamakan untuk menempati posisi divisi yang disediakan
Divisi :
1. Minat dan Bakat (MINBAK)
2. Sosial dan Rohani (SOSROH)
3. Usaha Kreatif Mahasiswa (UKM)
4. Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM)
5. Informasi dan Komunikasi (INFOKOM)
6. Kesekretariatan
7. Advokasi
Berminat? Sesuai dengan Anda? Silahkan segera daftarkan diri anda.
Informasi, formulir, dan kelengkapan lainnya bisa dilihat dan diunduh pada link berikut http://sastraindonesiasasindo.blogspot.com/
Batas pengiriman formulir pendaftaran paling lambat 13 Februari 2012 pukul 00.00 WIB
Informasi lebih lanjut hubungi Rizal (085730802731)
Ayo rek.. Wujudkan Mimpi untuk Sastra Indonesia bersama HMD Sastra Indonesia Unair 2012. Berani, bersatu wujudkan Perubahan!!! Peksiminal dan Peksiminas? PKM? PIM? Sastra Indonesia FIB Unair terdepan!!! Nomer Siji!!!
Kamis, 19 Januari 2012
Lomba Cipta Cerpen Karya Mahasiswa
by Lpm Obsesi Stain Purwokerto
Assalamualaikum wr wb.
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PURWOKERTO berkembang menjadi Perguraun Tinggi yang memiliki tradisi membaca dan menulis yang berbasis kepada agama dan kebudayaan, sedemikian bagus. Di perguruan tinggi ini bermunculan forum-forum diskusi, komunitas-komunitas kebudayaan, terbit majalah OBSESI yang bukan cuma bacaan internal kampus melainkan dibaca oleh masyarakat umum, tabloid POIN, Teater DIDIK, Radio, dan banyak kreativitas lain.
Lima tahun ini, LEMBAGA PERS MAHASISWA STAIN PURWOKERTO menyelenggarakan lomba tingkat nasional, dengan maksud memberi ruang bagi kreativitas mahasiswa Indonesia umumnya sekaligus mahasiswa STAIN Purwokerto. Dari lomba ini diterbitkan buku puisi, buku cerpen, dan buku esai, yang kemudian menjadi barometer perkembangan tradisi keilmuan mahasiswa Indonesia umumnya dan STAIN Purwokerto khususnya.
Lomba Nasional dan buku ini menjadi “Jembatan” silaturrahmi intelektualitas di antara mahasiswa, ajang informasi, ajang kompetisi, “ajang jodoh”, saling belajar, menjadi lebur jarak antara Universitas “Besar” dan “Kecil”, “Terkenal” dan “Tidak Terkenal”, sebab yang dipertaruhkan dari awal dan akhirnya adalah KARYA.
Untuk itu, tahun ini LPM STAIN PURWOKERTO membuka Lomba Cipta Cerpen Karya Mahasiswa untuk Tingkat Nasional (Maksudnya boleh diikuti oleh siapa saja asal statusnya “Mahasiswa S-1), dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Tema lomba cerpen : “Percintaan dengan latar belakang cerita warna lokal—kearifan lokal”;
2. Tiap cerpenis hanya boleh mengikutsertakan 1 cerpen terbaiknya;
3. Melampirkan scan Kartu Mahasiswa dan foto diri (close up);
4. Panjang cerpen 6-8 halaman;
5. Menyertakan biografi cerpenis maksimal 1 halaman (ada nama dan alamat lengkap perguruan tinggi tempat studi; ada e-mail; dan nomor HP yang bisa dihubungi ketika pengumuman lomba);
6. Ditulis dengan huruf times new roman, size 12;
7. Pengiriman cerpen dibuka dari Jumat 13 Januari 2012, dan ditutup pada Jumat 30 Maret 2012; cerpen diemailkan ke = obsesipress@gmail.com
Lomba Cipta Cerpen Karya Mahasiswa untuk Tingkat Nasional ini akan memilih cerpen Juara 1-3 dan 27 cerpen nominasi, dan akan diterbitkan dalam wujud antologi cerpen yang dicetak eksklusif. Cerpen Juara 1-3 akan mendapatkan hadiah:
Juara I: uang Rp 1.750.000+Sertifikat Juara I+5 eksemplar buku cerpen;
Juara II: uang Rp 1.500.000+Sertifikat Juara II+5 eksemplar buku cerpen;
Juara III: uang Rp 1.000.000+Sertifikat Juara III+5 eksemplar buku cerpen;
Dan para nominator mendapatkan 2 eksemplar buku cerpen.
(Hadiah tersebut akan diberikan dalam acara “Penghargaan Budaya LPM STAIN Purwokerto 2012″, yang akan digelar bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional Rabu 2 Mei 2012).
Dewan Juri:
1. Drs. Joni Ariadinata — Cerpenis LAMPOR, Pimred Junal CERPAN, Redaktur Majalah Sastra HORISON, Jakarta;
2. Heru Kurniawan, S.Pd., M.A. — Cerpenis, Penyair, penulis buku-buku sastra, dosen ilmu sastra, kandidat Doktor;
3. Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum. — Kritikus Sastra, Sastrawan.
Wassalamualaikum wr wb.
Jumat 13 Januarai 2012,
Hormat Kami,
Pimpinan Umum LPM STAIN pURWOKERTO,
Ttd.
FITRIYANTO
Hp. 085 227 558 716/ 087 737 552 876
Assalamualaikum wr wb.
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PURWOKERTO berkembang menjadi Perguraun Tinggi yang memiliki tradisi membaca dan menulis yang berbasis kepada agama dan kebudayaan, sedemikian bagus. Di perguruan tinggi ini bermunculan forum-forum diskusi, komunitas-komunitas kebudayaan, terbit majalah OBSESI yang bukan cuma bacaan internal kampus melainkan dibaca oleh masyarakat umum, tabloid POIN, Teater DIDIK, Radio, dan banyak kreativitas lain.
Lima tahun ini, LEMBAGA PERS MAHASISWA STAIN PURWOKERTO menyelenggarakan lomba tingkat nasional, dengan maksud memberi ruang bagi kreativitas mahasiswa Indonesia umumnya sekaligus mahasiswa STAIN Purwokerto. Dari lomba ini diterbitkan buku puisi, buku cerpen, dan buku esai, yang kemudian menjadi barometer perkembangan tradisi keilmuan mahasiswa Indonesia umumnya dan STAIN Purwokerto khususnya.
Lomba Nasional dan buku ini menjadi “Jembatan” silaturrahmi intelektualitas di antara mahasiswa, ajang informasi, ajang kompetisi, “ajang jodoh”, saling belajar, menjadi lebur jarak antara Universitas “Besar” dan “Kecil”, “Terkenal” dan “Tidak Terkenal”, sebab yang dipertaruhkan dari awal dan akhirnya adalah KARYA.
Untuk itu, tahun ini LPM STAIN PURWOKERTO membuka Lomba Cipta Cerpen Karya Mahasiswa untuk Tingkat Nasional (Maksudnya boleh diikuti oleh siapa saja asal statusnya “Mahasiswa S-1), dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Tema lomba cerpen : “Percintaan dengan latar belakang cerita warna lokal—kearifan lokal”;
2. Tiap cerpenis hanya boleh mengikutsertakan 1 cerpen terbaiknya;
3. Melampirkan scan Kartu Mahasiswa dan foto diri (close up);
4. Panjang cerpen 6-8 halaman;
5. Menyertakan biografi cerpenis maksimal 1 halaman (ada nama dan alamat lengkap perguruan tinggi tempat studi; ada e-mail; dan nomor HP yang bisa dihubungi ketika pengumuman lomba);
6. Ditulis dengan huruf times new roman, size 12;
7. Pengiriman cerpen dibuka dari Jumat 13 Januari 2012, dan ditutup pada Jumat 30 Maret 2012; cerpen diemailkan ke = obsesipress@gmail.com
Lomba Cipta Cerpen Karya Mahasiswa untuk Tingkat Nasional ini akan memilih cerpen Juara 1-3 dan 27 cerpen nominasi, dan akan diterbitkan dalam wujud antologi cerpen yang dicetak eksklusif. Cerpen Juara 1-3 akan mendapatkan hadiah:
Juara I: uang Rp 1.750.000+Sertifikat Juara I+5 eksemplar buku cerpen;
Juara II: uang Rp 1.500.000+Sertifikat Juara II+5 eksemplar buku cerpen;
Juara III: uang Rp 1.000.000+Sertifikat Juara III+5 eksemplar buku cerpen;
Dan para nominator mendapatkan 2 eksemplar buku cerpen.
(Hadiah tersebut akan diberikan dalam acara “Penghargaan Budaya LPM STAIN Purwokerto 2012″, yang akan digelar bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional Rabu 2 Mei 2012).
Dewan Juri:
1. Drs. Joni Ariadinata — Cerpenis LAMPOR, Pimred Junal CERPAN, Redaktur Majalah Sastra HORISON, Jakarta;
2. Heru Kurniawan, S.Pd., M.A. — Cerpenis, Penyair, penulis buku-buku sastra, dosen ilmu sastra, kandidat Doktor;
3. Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum. — Kritikus Sastra, Sastrawan.
Wassalamualaikum wr wb.
Jumat 13 Januarai 2012,
Hormat Kami,
Pimpinan Umum LPM STAIN pURWOKERTO,
Ttd.
FITRIYANTO
Hp. 085 227 558 716/ 087 737 552 876
Sabtu, 10 Desember 2011
Minggu, 04 Desember 2011
Seminar Femininitas Dan Maskulinitas Dalam Karya NH Dini (2)
Jumat, 2 Desember 2011 merupakan hari yang tunggu-tunggu sekaligus hari yang tidak ingin saya temui. Seperti yang saya tulis sebelumnya, hari ini saya akan mempresentasikan makalah yang telah saya tulis dalam Seminar Femininitas dan Maskulinitas dalam Karya-Karya NH Dini. Sejak pagi perasaan saya sudah tidak karuan. Nervous, takut, senang, semua bercampur jadi satu. Apalagi celotehan teman-teman membuat saya semakin gugup. Berkali-kali saya harus pergi ke toilet karena terlalu gugupnya.
Hingga akhirnya saat itu tiba. Dosen saya memasuki ruangan dengan memapah seorang wanita yang berjalan menggunakan alat bantu berupa tongkat. Saat itulah pertama kalinya saya bertatap muka langsung dengan NH Dini. Setelah diperkenalkan oleh dosen saya, saya mencium tangannya. Tidak ada satupun garis penuaan di telapak tangannya yang halus. Dari sanalah karya-karya besar bermunculan. Saya sangat bangga dapat sedekat ini dengan penulis yang menjadi panutan saya.
Sebelum seminar dimulai, saya sempat berbincang-bincang dengan beliau mengenai rumah baca yang beliau dirikan. Beliau kemudian memberi sebuah brosur yang berisi tentang biografi singkat dan karya-karya beliau. Saya baru 'ngeh' ketika membaca alamat tempat tinggal beliau. WISMA LANSIA???
Saya jadi teringat cerita seorang dosen sastra saya, Ibu Adi Setijowati, yang pernah bercerita mengenai kehidupan NH Dini yang tak semulus yang kukira. Dua anaknya (Lintang dan Pierre) kini tinggal di luar negeri, Dini juga telah lama bercerai dengan suaminya. Alhasil, hari tuanya kini ia isi dengan menulis, mendirikan taman bacaan, dan mengisi acara-acara kepenulisan lainnya.
Kembali pada cerita di hari Jumat 2 Desember 2011 itu, moderator yang memandu acara tersebut lalu memulai acara dan memanggil satu per satu pembicara ke atas panggung. Pembicara pada seminar kali ini antara lain NH Dini, Ida Nurul Chasanah (pakar feminis yang juga dosen Sastra Indonesia Unair), serta saya sendiri.
Sebagai pembicara pertama, saya menyampaikan hasil bacaan saya terhadap beberapa karya NH Dini, akan tetapi pada kesempatan ini saya lebih fokus berbicara tentang novel yang berjudul "Namaku Hiroko". Saya memilih "Namaku Hiroko" karena tertarik akan latar dan sosial budaya yang diangkat dalam novel ini, yaitu negara Jepang. Seperti yang kita ketahui, unggah-ungguh perempuan Jepang tidak jauh berbeda dengan perempuan jawa. Mereka masih terikat aturan ini-itu yang harus mereka lakukan sebagai konsekuensi gender.
Akan tetapi Hiroko yang digambarkan sebagai perempuan desa yang lugu digambarkan mencoba menembus batas-batas perempuan Jepang yang selama ini berlaku. Ia melakukan sebuah dekonstruksi atas sebuah budaya dan pemikiran masyarakat kebanyakan, bahwa perempuan bebas menentukan nasibnya sendiri.
Sabtu, 03 Desember 2011
Even Resensi "Sketsa Pelangi"

EVEN RESENSI ”SKETSA PELANGI” DL 19 DESEMBER 2011
Kali ini grup “Antologi Es Campur” mengadakan even lagi untuk merayakan terbitnya buku pertama yang berjudul “SKETSA PELANGI”. Even kali ini adalah membuat resensi dari salah satu cerpen yang terdapat dalam antologi SKETSA PELANGI ini.
Ketentuannya adalah sebagai berikut :
Bergabung dengan grup ”ANTOLOGI ES CAMPUR”
Posting note ini beserta resensimu ke 25 temanmu termasuk Dini Ardianty.
Menyertakan foto bersama buku ”SKETSA PELANGI” dalam note ini sebagai bukti kepemilikan buku.
Sertakan pula data diri berupa : Nama asli dan alamat e-mail.
Deadline sampai tanggal 19 Desember 2011.
Pengumuman pemenang resensi akan diumumkan pada tanggal 30 Desember 2011.
Semua Peserta akan mendapat e-sertifikat.
Akan dipilih tiga resensi terbaik (ditentukan juri) dan 1 resensi favorit yang ditentukan berdasarkan jumlah ’like’ terbanyak.
Setiap peserta maksimal mengirim dua resensi dari dua cerpen yang berbeda
Hal-hal yang kurang mengerti dapat ditanyakan di grup ”ANTOLOGI ES CAMPUR”.
HADIAH :
Juara 1 : Pulsa Rp 50.000,00 + paket buku senilai Rp 100.000,00.
Juara 2 : Pulsa Rp 10.000,00 + paket buku senilai Rp 100.000,00.
Juara 3 : Paket buku senilai Rp 75.000,00.
Ingat, kalian hanya meresensi salah satu cerpen dalam antologi ini.
So, tunggu apalagi... Beli bukunya, ikuti resensinya, dan dapatkan hadiah total ratusan ribu rupiah.
Yuuk ikutan :D
TELAH TERBIT DI LEUTIKA PRIO
"SKETSA PELANGI"
ISBN: 978-602-225-133-0
Terbit: Oktober 2011
Tebal: 155 halaman
Harga: Rp. 35.700,00 (belum termasuk ongkir)
Deskripsi:
Kumpulan cerita pendek ini merupakan karya 25 penulis yang tergabung dalam grup ANTOLOGI ES CAMPUR. Mereka berasal dari beragam latar belakang, sehingga membawa gaya bercerita yang variatif. Keberagaman tersebut memberi kesegaran layaknya es campur dalam kumpulan cerita pendek sketsa pelangi ini. Buku yang layak dibaca karena mengupas segala sisi kehidupan manusia ini mengajari kita arti hidup tanpa harus menggurui. Tidak hanya tema cinta yang diangkat di sini, tetapi tentang keluarga, kehidupan di jalanan, fantasi, dan religi. Buku yang pas juga untuk koleksi.
Langganan:
Postingan (Atom)